Our Snacks

Monday, March 20, 2006

Lemper Ayam



Bahan:
500 gr beras ketan
500 ml santan
2 lbr daun salam
1 btg serai
1/2 sdt garam

Isi:
1 bag. penuh dada ayam
2 lbr daun salam
4 lbr daun jeruk

Bumbu halus:
5 bawang merah
3 bawang putih
3 kemiri, sangrai
1 sdt ketumbar bubuk
garam
gula pasir
200 ml santan (agak kental)

Cara membuat:
Beras ketan: Rendam beras ketan selama 1 jam, kemudian kukus selama 15 menit.
Didihkan santan bersama daun salam, serai dan garam, kemudian masukkan beras ketan yang telah dikukus hingga santan terserap habis. Kukus kembali beras ketan hingga matang. Sisihkan.
Isian: Rendan ayam terlebih dahulu dengan air jeruk nipis selama beberapa saat. Cuci, tiriskan.
Rebus ayam hingga cukup empuk. Angkat kemudian suwir2.
Tumis bumbu halus bersama daun salam dan daun jeruk hingga harum. Masukkan suwiran ayam dan santan kedalamnya. Masak dengan api kecil hingga santan terserap habis.
Penyelesaian: Kepal2 ketan, kemudian masukkan isiannya di bag. tengahnya. Bentuk bulat lonjong. Bungkus dengan daun pisang.

Thank to: Inong

Wednesday, March 15, 2006

Bubur Candil


Ini salah satu bubur fav saya, rasanya kenyal bercampur dengan rasa manis dari sirup gula dan rasa gurih dari santan kentalnya. Belajar dari kegagalan waktu pertama kali bikin, ya...waktu itu saya pakai ubi ungu sehingga bentuk dan rasanya hancur, kali ini saya pakai ubi kuning. Untuk memdapatkan ubi jenis ini, saya harus pergi ke sebuah supermarket, yang disini terkenal karena konsumennya orang2 expat. Lucu juga, di Indonesia sendiri mungkin makanan ini sudah hampir dilupakan, sebaliknya disini saya sampai bela2in beli ubi jepang demi tercapainya keinginan untuk bisa menikmati semangkuk bubur candil.

Bahan:
400 gr ubi kuning
200 tepung kanji
1/2 sdt garam

Karena saya memakai ubi jepang yang memang sudah banyak mengandung air, saya tidak perlu lagi menambahkan air ke dalam adonan.

Kuah manis:
200 gr gula merah
30 gr gula pasir
750 ml air
daun pandan

Kuah santan:
250 ml santan kental
1/4 sdt garam
daun pandan

Cara membuat:
Campur ubi, tepung kanji dan garam sampai menjadi adonan yang dapat dipulung. Bentuk sesuai selera, bulat atau lonjong.
Sementara itu didihkan air, rebus bulatan candil sampai matang (mengapung).
Rebus kuah manis, kemudian saring. Masukkan bulatan candil yang sudah mengapung kedalam kuah manis ini, sambil dimasak dengan api kecil.
Rebus kuah santan sambil diaduk2.
Tuang bulatan2 candil bersama kuah manisnya kedalam tempat saji, kemudian tuangi kuah santan diatasnya. Nikmati....

Wednesday, March 01, 2006

Martabak Telur


Tak pernah terpikirkan sebelumnya untuk membuat martabak dengan kulit martabak buatan sendiri. Selama ini saya hanya mengandalkan kulit pangsit atau paratha yang sudah jadi. Ya bagaimana tidak, melihat bagaimana cara si "abang martabak" menipiskan adonan dengan memutarkannya di udara, membuat saya sudah mundur duluan untuk mencobanya. Tetapi ternyata...tidak dengan cara inipun, berhasil juga.

Bahan kulit:
250 gr tepung terigu
1 sdm minyak
200 ml air matang
garam, sedikit

Bahan Isi:
300 gr daging cincang
13 btr bawang merah, iris
1/2 sdt bumbu kari bubuk
garam, gula, merica secukupnya.
10 telur
bawang bombay, cincang halus
bawang daun, iris halus

Pelengkap:
Acar mentimun
Saus

Bahan Saus:
25 gr cabe merah
25 gr cabe rawit
25 gr bawang putih
75 gr gula merah
25 gr gula pasir
2 sdm cuka (air lemon)
250 ml air
garam secukupnya

Cara membuat:
Kulit:
Taruh terigu di dalam wadah, lubangi bag. tengahnya, kemudian masukkan minyak. Aduk. Sedikit demi sedikit tuangi air. Uleni sampai menjadi adonan yang kalis. Bagi adonan menjadi 10 bagian. Kemudian rendam dalam minyak (harus benar2 berenang) selama 1 jam.
Isi:
Panaskan kurleb 3 sdm minyak, kemudian tumis bawang merah hingga harum. Masukkan daging, garam, gula, merica dan bumbu kari. Masak sampai cukup matang.
Penyelesaian: Panaskan kurleb 3 sdm minyak di atas wajan martabak. Sementara itu taruh 1 bulatan adonan kulit di atas meja marmer (saya menggunakan talenan plastik yang besar), kemudian penyet2 secara lembut dengan gerakan memutar sehingga melebar. Tipiskan kembali dengan cara menariknya ke atas, ke bawah, ke kiri, ke kanan. Untuk isiannya: kocok 1 btr telur, 1 sdm bawang bombay, 1 sdm bawang daun, 1 sdm tumisan daging, sedikit garam dan merica. Taruh adonan kulit yang sudah ditipiskan di atas wajan yang sudah panas, tuangkan bagian isi di tengahnya. Kemudian lipat bag. pinggiran kulit ke tengah sampai menutupi bag. isi. Masak dengan api kecil sampai matang.
Saus:
Campur semua bahan, kecuali cuka. Masak sampai menjadi kuah yang cukup kental. Terakhir tambahkan cuka atau air lemon.
Penyajian:
Hidangkan martabak dalam keadaan hangat bersama pelengkapnya.

Note:
Untuk isian martabak, ada juga yang menggunakan daging rendang yang kering. Dihidangkan selain dengan acar, juga dengan kuah kari.

Puding Roti


Yang namanya puding roti biasanya ada susu cair dan mentega sebagai bahan dasarnya. Tapi yang ini "ngindonesia" banget rasanya, soalnya pake santan. Lembut..., tidak mblenger dan harumnya hmmm....eksotik banget! Isiannya bisa macam2 tergantung selera, mau dikasih irisan nangka...atau kenari...

Bahan:
200 gr plain roti (roti tawar, roti burger/hotdog), potong kasar
1 bh pisang tanduk, iris kasar
50 gr kismis
kelapa muda, iris, secukupnya
100 gr gula merah, cincang kasar

Kuah:
1 ltr santan kental
4 btr telur
100 gr gula pasir
1 sdt garam

Cara membuat:
Susun roti di dalam pyrex, kemudian taburi pisang, kelapa muda, kismis dan gula merah diantaranya.
Campur seluruh bahan kuah, kemudian siramkan pelan2 ke atas roti sampai kuah terserap.
Panggang di dalam oven dengan temperatur 180 C selama 45 mnt.

Risoles


Snack asin sering menjadi favorit keluarga, salah satunya adalah yang ini..

Bahan:
Kulit:
100 gr tepung terigu
1/2 sdt garam
1 btr telur
175 ml susu cair

Isi:
100 gr daging cincang
150 gr kentang
100 gr wortel
10 btr bawang merah
3 sng bawang putih
garam, merica, gula secukupnya
1 sdm seledri, iris halus
1 sdm terigu, larutkan dengan sedikit air

Pencelup:
1 btr telur, kocok
tepung panir

Cara membuat:
Kulit: Campur semua bahan hingga menjadi adonan yang halus. Kemudian buat kulit satu persatu diatas wajan teflon 17 cm. Sisihkan.
Isi:Haluskan bawang merah, bawang putih, garam dan merica. Kemudian tumis hingga harum. Masukkan daging, aduk sampai berubah warna. Tambahkan kentang dan wortel. Tuang sedikit air, masak sampai kentang dan wortel cukup matang. Masukkan seledri, aduk rata. Masukkan larutan terigu, aduk,angkat dan sisihkan.
Penyelesaian:Isi setiap kulit dengan 1 sdt isian. Lipat seperti amplop memanjang. Celupkan ke dalam telur kocok, kemudian gulingkan ke tepung panir. Goreng hingga kecoklatan. Hidangkan bersama cabe rawit.

Choco peanut butter Muffin


Saya dapatkan resepnya dari Primarasa. Hasilnya sangat sesuai dengan taste keluarga, rasanya sangat empuk dan tidak terlalu manis. Rasa legit coklat berpadu dengan gurihnya cream cheese dan peanut butter. Dimakan hangat2, hmmm..

Bahan Muffin:
A.200 gr terigu
5 sdm coklat bubuk
2 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue

B.210 gr gula pasir
1/4 sdt garam

C.2 btr telur @50 gr
225 ml susu cair
125 gr mentega, cairkan
1/4 sdt vanilla

Isian:
50 gr cream cheese
50 gr chunky peanut butter
1 btr telur
2 sdm gula pasir

Cara membuat:
Kocok bahan isian, sisihkan.
Ayak bahan A, masukkan ke dalam wadah.
Tambahkan bahan B, aduk rata. Buat lubang di tengahnya.
Masukkan bahan C ke dalam lubang. Aduk memutar, asal saja sampai tepung agak basah. Biarkan sebagian tepung menggumpal.
Olesi cetakan muffin dengan mentega. Masukkan adonan ke dalamnya sampai hampir penuh (3/4 cetakan). Tuang isian di bagian tengahnya.
Panggang kurleb 35 menit dengan suhu 190 C.